Minggu, 09 Oktober 2016

pemogramaan

Nama             : Marria Tesalonika Siregar
NIM               : 1605551097
Matkul            : sosial media(C)
Dosen              : I Putu Agus Eka Pratama,ST.MT
Jurusan/fakultas/universitas: teknologi informasi/teknik/udayana



TEKNOLOGI-TEKNOLOGI YANG DIGUNAKAN PADA SOSIAL MEDIA DAN SOSIAL NETWORK

1.       Komputasi pararel/terdistribusi
2.       Pemograman
3.       Database
4.       Paradigma Jaringan
5.       Pelengkap
6.       Keamanan

Saya disini akan membahasaan lebih dalam tentang pemograman, ada beberapa pemograman yaitu; PHP(Personal Home Page), Python, HTMLS, Android, dan iOS.
·         PHP (Personal Home Page)
PHP adalah PHP adalah bahasa pemrograman script server-side yang didesain untuk pengembangan web. Selain itu, PHP juga bisa digunakan sebagai bahasa pemrograman umum. PHP di kembangkan pada tahun 1995 oleh Rasmus Lerdorf, dan sekarang dikelola oleh The PHP Group. Situs resmi PHP beralamat di http://www.php.net.

PHP disebut bahasa pemrograman server side karena PHP diproses pada komputer server. Hal ini berbeda dibandingkan dengan bahasa pemrograman client-side seperti JavaScript yang diproses pada web browser (client).Pada awalnya PHP merupakan singkatan dari Personal Home Page. Sesuai dengan namanya, PHP digunakan untuk membuat website pribadi. Dalam beberapa tahun perkembangannya, PHP menjelma menjadi bahasa pemrograman web yang powerful dan tidak hanya digunakan untuk membuat halaman web sederhana, tetapi juga website populer yang digunakan oleh jutaan orang seperti wikipedia, wordpress, joomla, dll.
Saat ini PHP adalah singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor, sebuah kepanjangan rekursif, yakni permainan kata dimana kepanjangannya terdiri dari singkatan itu sendiri: PHP: Hypertext Preprocessor.
PHP dapat digunakan dengan gratis (free) dan bersifat Open Source. PHP dirilis dalam lisensi PHP License, sedikit berbeda dengan lisensi GNU General Public License (GPL) yang biasa digunakan untuk proyek Open Source.


Kemudahan dan kepopuleran PHP sudah menjadi standar bagi programmer web di seluruh dunia. Menurut wikipedia pada februari 2014, sekitar 82% dari web server di dunia menggunakan PHP. PHP juga menjadi dasar dari aplikasi CMS (Content Management System) populer sepertiJoomla, Drupal, dan WordPress.
Dikutip dari situs w3techs.com, (diakses pada 18 Desember 2014), berikut adalah market share penggunaan bahasa pemrograman server-side untuk mayoritas website di seluruh dunia :
Market Share PHP

Fungsi PHP Dalam Pemrograman Web
Untuk membuat halaman web, sebenarnya PHP bukanlah bahasa pemrograman yang wajib digunakan. Kita bisa saja membuat website hanya menggunakan HTML saja. Web yang dihasilkan dengan HTML (dan CSS) ini dikenal dengan website statis, dimana konten dan halaman web bersifat tetap.
Sebagai perbandingan, website dinamis yang bisa dibuat menggunakan PHP adalah situs web yang bisa menyesuaikan tampilan konten tergantung situasi. Website dinamis juga bisa menyimpan data ke dalam database, membuat halaman yang berubah-ubah sesuai input dariuser, memproses form, dll.Untuk pembuatan web, kode PHP biasanya di sisipkan kedalam dokumen HTML. Karena fitur inilah PHP disebut juga sebagai Scripting Language atau bahasa pemrograman script.Sebagai contoh penggunaan PHP, misalkan kita ingin membuat list dari nomor 1 sampai nomor 10. Dengan menggunakan HTML murni, kita bisa membuatnya secara manual seperti kode berikut ini:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
<!DOCTYPE html>
<html>
   <head>
      <title>Contoh list dengan HTML</title>
   </head>
<body>
<h2>Daftar Absensi Mahasiswa</h2>
   <ol>
      <li>Nama Mahasiswa ke-1</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-2</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-3</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-4</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-5</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-6</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-7</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-8</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-9</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-10</li>
   </ol>
</body>
</html>
Halaman HTML tersebut dapat dibuat dengan mudah dengan cara men-copy-paste tag <li>sebanyak 10 kali dan mengubah sedikit angka-angka no urut di belakangnya. Namun jika yang kita inginkan adalah menambahkan list tersebut menjadi 100 atau 1000 list, cara copy-pastetersebut menjadi tidak efektif.
Jika menggunakan PHP, kita tinggal membuat perulangan for sebanyak 1000 kali dengan perintah yang lebih singkat seperti berikut ini:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
<!DOCTYPE html>
<html>
   <head>
      <title>Contoh list dengan PHP</title>
   </head>
<body>
<h2>Daftar Absensi Mahasiswa</h2>
   <ol>
      <?php
      for ($i= 1; $i <= 1000; $i++)
         {
            echo "<li>Nama Mahasiswa ke-$i</li>";
         }
      ?>
   </ol
</body>
</html>
Contoh Penggunaan PHP dalam HTML
Dengan menggunakan kode baris yang bahkan lebih sedikit, kita dapat membuat list tersebut menjadi 1000 kali, bahkan 100.000 kali dengan hanya mengubah sebuah variabel $i.
PHP tidak hanya dapat melakukan pengulangan tersebut, masih banyak hal lain yang bisa kita lakukan dengan PHP, seperti menginput data ke database, menghasilkan gambar, menkonversi halaman text menjadi PDF, management cookie dan session.


·         PYTHON
Bahasa pemrograman ini dibuat oleh Guido van Rossum dari Amsterdam, Belanda. Pada awalnya, motivasi pembuatan bahasa pemrograman ini adalah untuk bahasa skrip tingkat tinggi pada sistem operasi terdistribusi Amoeba. Bahasa pemrograman ini menjadi umum digunakan untuk kalangan engineer seluruh dunia dalam pembuatan perangkat lunaknya, bahkan beberapa perusahaan menggunakan python sebagai pembuat perangkat lunak komersial.

Python merupakan bahasa pemrograman yang freeware atau perangkat bebas dalam arti sebenarnya, tidak ada batasan dalam penyalinannya atau mendistribusikannya. Lengkap dengan source codenya, debugger dan profiler, antarmuka yang terkandung di dalamnya untuk pelayanan antarmuka, fungsi sistem, GUI (antarmuka pengguna grafis), dan basis datanya. Python dapat digunakan dalam beberapa sistem operasi, seperti kebanyakan sistem UNIX, PCs (DOS, Windows, OS/2), Macintosh, dan lainnya. Pada kebanyakan sistem operasi linux, bahasa pemrograman ini menjadi standarisasi untuk disertakan dalam paket distribusinya. Aplikasi bahasa Phyton
Perangkat bantu shell. Tugas-tugas sistem administrator, program baris perintah.
Kerja bahasa ekstensi. Antarmuka untuk pustaka C/C++, kustomisasi.
Pembuatan prototipe secara cepat/pembuatan sistem aplikasi. Prototipe yang dapat dibuang atau sesuai dengan permintaan.
Modul berdasarkan bahasa pemrograman. Pengganti dari penulisan parser khusus.
Antarmuka pengguna grafis. Penggunaan GUI API sederhana dan canggih.
Pengaksesan basisdata. Penyimpanan objek tetap, antarmuka sistem SQL.
Pemrograman terdistribusi. Penggunaan API mekanisme client/server terintegrasi.
Skrip internet. Skrip CGI, antarmuka HTTP, Aplet WWW, dan lainnya.

 Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan :
ü  Tidak ada tahapan kompilasi dan penyambungan (link) sehingga kecepatan perubahan pada masa pembuatan system aplikasi meningkat.
ü  Tidak ada deklarasi tipe sehingga program menjadi lebih sederhana, singkat, dan fleksible.
ü  Manajemen memori otomatis yaitu kumpulan sampah memori sehingga dapat menghindari pencatatan kode.
ü  Tipe data dan operasi tingkat tinggi yaitu kecepatan pembuatan system aplikasi menggunakan tipe objek yang telah ada.
ü  Pemrograman berorientasi objek.
ü  Pelekatan dan perluasan dalam C.
ü  Terdapat kelas, modul, eksepsi sehingga terdapat dukungan pemrograman skala besar secara modular.
ü  Pemuatan dinamis modul C sehingga ekstensi menjadi sederhana dan berkas biner yang kecil
ü  Pemuatan kembali secara dinamis modul phyton seperti memodifikasi aplikasi tanpa menghentikannya.
ü  Model objek universal kelas Satu.
ü  Konstruksi pada saat aplikasi berjalan.
ü  Interaktif, dinamis dan alamiah.
ü  Akses hingga informasi interpreter.
ü  Portabilitas secara luas seperti pemrograman antar platform tanpa ports.
ü  Kompilasi untuk portable kode byte sehingga kecepatan eksekusi bertambah dan melindungi kode sumber.
ü  Antarmuka terpasang untuk pelayanan keluar seperti perangkat Bantu system, GUI, persistence, database, dll.
Kekurangan :
ü  Beberapa penugasan terdapat diluar dari jangkauan python, seperti bahasa pemrograman dinamis lainnya, python tidak secepat atau efisien sebagai statis, tidak seperti bahasa pemrograman kompilasi seperti bahasa C.
ü  Disebabkan python merupakan interpreter, python bukan merupakan perangkat bantu terbaik untuk pengantar komponen performa kritis.
ü  Python tidak dapat digunakan sebagai dasar bahasa pemrograman implementasi untuk beberapa komponen, tetapi dapat bekerja dengan baik sebagai bagian depan skrip antarmuka untuk mereka.
ü  Python memberikan efisiensi dan fleksibilitas tradeoff by dengan tidak memberikannya secara menyeluruh. Python menyediakan bahasa pemrograman optimasi untuk kegunaan, bersama dengan perangkat bantu yang dibutuhkan untuk diintegrasikan dengan bahasa pemrograman lainnya.


·         Android

Android adalah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

Versi Android
versi-versi yang telah dirilis Google hingga saat ini antara lain:
1.      Android Alpha  *
2.      Android Beta *
3.      Android 1.0 (API level 1)
4.      Android 1.1 (API level 2)
5.      Android 1.5 Cupcake (API level 3)
6.      Android 1.6 Donut (API level 4)
7.      Android 2.0 Eclair (API level 5)
8.      Android 2.0.1 Eclair (API level 6)
9.      Android 2.1 Eclair (API level 7)
10.  Android 2.2–2.2.3 Froyo (API level 8)
11.  Android 2.3–2.3.2 Gingerbread (API level 9)
12.  Android 2.3.3–2.3.7 Gingerbread (API level 10)
13.  Android 3.0 Honeycomb (API level 11)
14.  Android 3.1 Honeycomb (API level 12)
15.  Android 3.2 Honeycomb (API level 13)
16.  Android 4.0–4.0.2 Ice Cream Sandwich (API level 14)
17.  Android 4.0.3–4.0.4 Ice Cream Sandwich (API level 15)
18.  Android 4.1 Jelly Bean (API level 16)
19.  Android 4.2 Jelly Bean (API level 17)
20.  Android 4.3 Jelly Bean (API level 18)
21.  Android 4.4 KitKat (API level 19)
22.  Android 5.0 Lollipop (API level 21)
*versi android prakomersial (tidak dipublikasi).


Kelebihan Android
·         Android bersifat terbuka, karena berbasis linux yang memang open source jadi bisa dikembangkan oleh siapa saja
·         Akses mudah ke Android App Market : Pemilik android adalah orang yang gemar utak atik handphone, dengan Google Android App Market anda bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis
·         Sistem Operasi Merakyat : Ponsel Android, beda sekali dengan iOS yang terbatas pada iphone dari Apple, maka Android punya banyak produsen, dengan gadget andalan masing masing mulai HTC hingga Samsung
·         Fasilitas penuh USB. Anda bisa mengganti baterai, mass storage, diskdrive, dan USB tethering
·         Mudah dalam hal notifikasi : sistem operasi ini bisa memberitahukan Anda tentang adanya SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader. Bahkan anda tidak akan terlewat dalam hal misscall sekalipun
·         Mendukung semua layanan Google : sistem operasi Android mendukung semua layanan dari google mulai dari Gmail sampai Google reader. semua layanan google bisa anda miliki dengan satu sistem operasi yaitu Android
·         Install ROM modifikasi : kita kadang mendapati ROM yang tidak resmi. Maksudnya adalah versi yang telah rilis tidak sesuai dengan spesifikasi ponsel kita, jalan terakhir kita adalah modifikasi. Jangan khawatir ada banyak custom ROM yang bisa Anda pakai di ponsel Android, dan dijamin tidak akan membahayakan perangkat Anda.

Kekurangan Android
·         Terhubung dengan internet : Android bisa dibilang sangat memerlukan koneksi internet yang aktif. Setidaknya harus ada koneksi internet GPRS di daerah anda, agar perangkat siap untuk online sesuai dengan kebutuhan kita.
·         Perusahaan perangkat kadang lambat mengeluarkan versi resmi dari Android milik anda. Meskipun kadang tidak ada perbedaan mencolok dalam hal UI.
·         Android Market kurang kontrol dari pengelola, kadang masih terdapat malware.
·         Sebagai penyedia layanan langsung, terkadang pengguna sangat sulit sekali terhubung dengan pihak Google.
·         Kadang sering terdapat iklan : karena mudah dan gratis, kadang sering diboncengi iklan. Secara tampilan memang tidak mengganggu kinerja aplikasi itu sendiri, karena memang kadang berada di bagian atas atau bawah aplikasi.
·         Boros Baterai, ya memang android lebih boros dibandingkan dengan OS yang lain. hal ini karena memang OS ini banyak “process” di background yang mengakibatkan baterai cepat habis




·         iOS
iOS (sebelumnya iPhone OS) adalah sistem operasi perangkat bergerak yang dikembangkan dan didistribusikan oleh Apple Inc.Sistem operasi ini pertama diluncurkan tahun 2007 untuk iPhone dan iPod Touch, dan telah dikembangkan untuk mendukung perangkat Apple lainnya seperti iPad dan Apple TV. Tidak seperti Windows Phone (Windows CEMicrosoft dan Android Google, Apple tidak melisensikan iOS untuk diinstal di perangkat keras non-Apple.

Sistem Penamaan pada IOS
Sama halnya dengan android yang memiliki kodenama, ios juga memiliki kodenama  yang telah ada sejak lama tapi baru terungkap baru baru ini di internet, yang mana codename itu akan menudahkan pengguna untuk mengetahui apa kodenama IOS pada perangkat yang sedang digunakan,adapun system penamaanya sebagai berikut:
iOS 1.0      : Alpine
iOS 1.0.2    : Heavenly
iOS 1.1      : Little Bear
iOS 1.1.1    : Snowbird
iOS 1.1.2    : Oktoberfest
iOS 2.0      : Big Bear
iOS 2.1      : Sugarbowl
iOS 2.2      : Timberline
iOS 3.0      : Kirkwood
iOS 3.1      : Northstar
iOS 3.2      : Wildcat (hanya iPad)
iOS 4.0      : Apex
iOS 4.1      : Baker
iOS 4.2      : Jasper
iOS 4.2.1    : Phoenix
iOS 4.3      : Durango
iOS 5.0      : Telluride
iOS 5.1      : Hoodoo

jenis jenis ios

1. Iphone OS
Pertama iOS bukan muncul dengan nama iOS 1 tetapi dengan nama iPhone OS pada tahun 2007 ketika apple meluncurkan ponsel full display yang sangat terkenal dan legendaris dan bisa merubah dunia ponsel pintar yaitu iPhone. Kehadirannya yaitu dapat merubah sejarah dan salah satu pioneer smartphone tanpa tombol fisik, setelah kemunculannya banyak sekali ponsel yang meniru gaya dan desain yang sama.
2. Iphone OS 2.0
Ini adalah generasi penerus dari iPhone OS pertama. OS ini dirilis pada juli 2008. Versi yang ini apple merilis file SDK untuk para pengembang sehingga pengguna iphone dengan OS iphone OS 2.0 ini bisa menginstal aplikasi dari pihak ke tiga. App store pun sudah di hadirkan.
3. Iphone OS 3.0
Pada versi yang ini apple lebih fokus di peningkatan kualitas under the hood atau kualitas dalamnya dari sistem operasi ini. Versi yang ini sudah memiliki fitur diantaranya adalah support copy, cut, paste, MMS, landscape keyboard, peningkatan fitur keamanan, dan kompas.
4. IOS 4
April 2010 apple mengeluarkan iOS 4 dalam versi beta dan tersedia untuk para pengembang untuk mengembangkan aplikasi untuk sistem operasi mobile. Hasilnyapun meningkat drastis pda versi ini muncul dengan adanya fitur face time, video calling, spell cek, folder to organize, multitasking aplikasi pihak ke tiga, iBooks dan iAd.
5. IOS 5
Dianggap sebagai sistem operasi yang bisa dikatakan berdiri sendiri dan tidak terikat oleh PC. Versi ini dapat mengaktifkan perangkat apple tanpa harus menggunakan bantuan oleh komputer atau PC. Pada generasi yang ini sudah di bekali dengan iCloud yang bisa mengupdate email, address dan contact di antara perangkat yang lain. Pada generasi yang inilah apple memperkenalkan fitur siri. Siri yaitu asisten virtual yang bisa membantu dengan menanyakan sesuatu pada ponsel.
6. IOS 6
Diluncurkan pada September 2012 dan apple pun menawarkan 200 fitur baru pada versi 6 ini. Yang menonjol adalah aplikasi maps yang menimbulkan banyak masalah dan kurang akurat di bandingkan dengan google. Versi 6 ini mempunyai integrasi yang sangat mendalam dengan facebook, passbook meningkat performa pada siri dan sudah dilengkapi dengan LTE.
7. IOS 7
Versi ini adalah merupakan versi yang baru. Banyak fitur baru yang di tawarkan serat mengalami perubahan yang drastis. Mengalami peningkatan dengan adanya aplikasi yang dapat berjalan di background dan multitasking yang lebih pintar serta dilengkapi dengan siri yang lebih baik.

·         Kelebihan:
– Sulit terserang Virus.
– User Friendly.
– Memiliki tampilan yang bagus.
– Tersedia aplikasi yang bagus. anda dapat mendowload nya di iTunes menggunakan acoount iTunes free atau berbayar yang anda miliki.
– ukuran memory internal yang cukup besar. 8GB, 16GB, 32GB, 64GB.
– UpGrade FW yang relatif mudah.
·         Kekurangan:
– Harga relatif mahal.
– Memory yang tersedia tidak bisa ditambah sesuai keinginan kita.
– Tampilannya tidak bisa diubah-ubah sesukai hati. kecuali iPod anda sudah di hack. namun itu melanggar hukum. jika diketahui oleh pihak apple, maka garansi anda akan hilang.
– Membuat anda lupa waktu, karena gamenya bagus, sangat menyenangkan, dan banyak.
– kualitas suara yang dihasilkan speaker outputnya sangat kecil.



Daftar Pustaka





Tidak ada komentar:

Posting Komentar